Jalan Haram

Tak ada ketukan di pintu ataupun panggilan di ponsel yang dihiraukannya. Nina sibuk dengan air matanya.

"Ma..." panggil Hari, suaminya, dari depan pintu rumah yang terkunci. Sudah setengah jam Hari begini. Sudah setengah jam pula Nina membeku di dalam sana.

Sebuah pesan masuk ke ponsel Nina, "Ma, nyalakan internetnya. Aku mau pulang."

"Tidak! Berikan saja semua passwordmu. Password email, facebook, twitter, semuanya! Biar aku yang hapus!" balas Nina.

Hari tertegun.

"Aku tak sudi kauberi nafkah dari jalan yang haram!" tulis Nina lagi.

"Baik, Ma. Password emailku: 'mamacantiksekalihariini'. Facebook:..." Hari memberikan semua password akun-akunnya di dunia maya.

Nina menyalakan wi-fi. Matanya nanar menatap layar komputer di hadapannya.

"Pergilah ke tempat sampah, kau, blog dewasa busuk!"

MFF Prompt #86: Tersesat Di Dunia Maya

Komentar

  1. Alisku berkerut klo mbaca FF....dan pasti harus kubaca lebih dari satu kali mbak *daya dong rendah po yo..?

    BalasHapus
  2. bukaaaan...kl ga dong bisa jadi ceritanya kurang jelas.

    BalasHapus
  3. Pesan si suami yang bilang, "Ma nyalakan internetnya. Aku mau pulang," rasanya nggak sinkron dengan cerita. Nggak mesti terpaku dengan kalimat dalam fiksimini-nya kok. Bilang saja ,"Aku mau log in', biar pas. :)

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

#FFRabu - Telat

Hubungan Segitiga